Batanghari Serasah com – Dikawal oleh pihak kepolisian resort batanghari Sejumlah aktivis batanghari gelar aksi unjuk rasa di gapura taman Hutan Saifuddin Toha atau yang lebih dikenal dengan hutan semani desa jebak kecamatan Muara tembesi, Senin 20/01/2025.

Dengan slogan ” STOP KEGIATAN USAHA HULU DAN HILIR MIGAS SECARA ILLEGAL ” Para demonstran yang di pimpin oleh Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) dan Koalisi masyarakat peduli jambi( KOMPEJ) mengangkat tema tentang sanksi Pidana pasal 52 Undang undang nomor 22 tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi

Kegiatan usaha hulu dan hilir migas secara ilegal di kawasan hutan senami sudah berjalan lebih dari satu (1)tahun tanpa peduli akan regulasi, dampak lingkungan dan keselamatan ekosistem serta keselamatan jiwa yang membuat para aktivis menuntut akan agar pelaku usaha illegal tersebut dapat ditindak tegas oleh aparat penegak hukum

“Tak hanya itu pelaku pemungut uang koordinasi atas kelancaran kegiatan tersebut nama Joko dan Waldy sebagai ketua RT dan Anggota ASN di Kabupaten Batanghari menjadi atensi para aktivis agar segera dipanggil dan ditindak polisi.

Karena diduga menjadi dalang utama terjadinya kegiatan illegal drilling yang memicu kerusakan hutan, ekosistem, hingga korban jiwa akibat ledakan sumur yang terbakar,”ujarnya.

Seusai aksi unjuk rasa di gapura hutan senami, para demonstran mendatangi kantor DPRD Batanghari mengajak para Anggota dewan turun ke lokasi kegiatan illegal tersebut karena menurut mereka telah terjadi aksi penjarahan terhadap stok minyak negara secara besar besaran.

“Salah satu kekayaan Alam yaitu bahan bakar minyak di bumi Batanghari di keruk para oknum yang tidak bertanggung jawab, kami meminta agar pak dewan membuat jadwal turun ke lokasi bersama masyarakat dan aparat penegak hukum. ”

Baca juga:  Anggota DPRD Batang Hari A.Pitoni Bacakan Teks Lima Pancasila Peringatan Hari Lahir Pancasila

” Kerusakan hutan akibat kebakaran, kerusakan lingkungan, penggunaan jalan yang di bangun pemerintah, serta korban jiwa harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” Kata Korlap Yernawita, SH.

Aksi unras di gedung DPRD Batanghari itu disambut baik oleh ketua dan para anggota Dewan yang memang saat itu tengah dilaksanakan rapat intern wakil rakyat.

Dalam sambutannya ketua DPRD Batanghari, Rahmat Hasrofi, SE di dampingi para anggota dewan mengatakan agar para aktivis membuat laporan resmi ke DPRD Batanghari yang selanjutnya akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait aksi demo para aktivis.

“kita akan gelar rapat RDP dan kita akan melayangkan surat kepada para kawan kawan aktivis, kita juga akan mengajak pihak kepolisian, para wartawan dan dinas terkait untuk turun ke lokasi ” Ujar ketua DPRD Batanghari